Aku menginginkanmu
Kemarin, sekarang dan esok…
Seperti terik siang hari
Merindu pada desauan angin..
Aih.. dirimu selalu menggoda
Dibuatnya aku memerah jingga..
Laiknya kata – kata pandita..
Memaksaku memahami bahasa Nirwana..
Padamu, kugantungkan rasa..
Seluruh gejolak dan bara hatiku..
Dan jangan pernah berpikir perihal ketakutan
Aku bukan tengah memperkosamu dengan cinta..
Jangan pula mengasiani aku
Pun Aku tidak sudi mengiba karenanya..
Hanya sebuah persembahan kecil
Dimana seluruh imajimu tergambar jelas didalamnya
Dimana seluruh keyakinan dan harapanku terkembang
Entah untuk kaumiliki, kausimpan atau kaubuang..
Sekali lagi…
Aku menginginkanmu
Kemarin,sekarang dan esok…
haiii..haiiii…
salam kenal iah^^
hmm..semoga orang itu membaca puisi kamu^^
mari berkawand
silakan mampir ke blog saiia..
http://pelangiituaku.wordpress.com
hahahaha..percaya sama harapan yah?? kamu itu??